• REQUEST ONLINE

    Request pujian atau mengirimkan salam melalui Yahoo

  • DOWNLOAD APLIKASI

  • Streaming didukung oleh:





  • Kategori

  • Shoutbox


    Loading

    WP Shoutbox
    Name
    Website
    Message
    Smile
    :mrgreen::neutral::twisted::arrow::shock::smile::???::cool::evil::grin::idea::oops::razz::roll::wink::cry::eek::lol::mad::sad:8-)8-O:-(:-):-?:-D:-P:-o:-x:-|;-)8)8O:(:):?:D:P:o:x:|;):!::?:
  • FACEBOOK

  • TERBARU

PENTINGNYA GARAM BERYODIUM (materi talkshow)

Posted by Admin On October - 28 - 2010ADD COMMENTS
Sudah dibaca :44301

PENTINGNYA GARAM BERYODIUM

Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya atau telah mengalami fortifikasi dengan KIO3 (Kalium Iodat) sebanyak 30 – 80 ppm. Dan penambahan ini dikarenakan masih tingginya kejadian Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) di Indonesia.

Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan masalah yang serius seperti gondok, kretin atau kerdil dll. Perlu kita ketahui kekurangan unsur yodium dalam makanan sehari-hari, dapat pula menurunkan tingkat kecerdasan seseorang.

Akibat jangka panjang jika kekurangan yodium mengakibatkan rendahnya kemampuan berpikir anak. Selain itu rendahnya konsumsi yodium berdampak langsung terhadap menurunnya kualitas kesehatan masyarakat yaitu menyebabkan kelahiran mati atau cacat bawaan pada bayi, anak dengan IQ rendah, serta mempercapat penurunan fungsi tubuh seperti cepat pikun, tuli atau buta sebelum usia tua.

Berdasarkan hasil penelitian, orang yang tidak mengonsumsi garam yodium, daya pikirnya akan mengalami penurunan 3,5 persen saat usia 12 tahun. Sejalan dengan bertambahnya usia, 40 tahun ke atas penurunannya mulai tajam yakni 13 persen/tahun.

Untuk antisipasi sejak dini yaitu dihimbau kepada masyarakat untuk menggunakan garam beryodium, apalagi pada saat ini sangatlah mudah mendapatkan garam beryodium.

Untuk memenuhi kebutuhan kita akan yodium dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu selain mengkonsumsi garam yang beryodium setiap hari juga mereka wajib minum kapsul yodium sesuai dosis yang dianjurkan. Dosis pemberian kapsul yodium untuk bayi berumur 0-1 tahun cukup ½ kapsul setiap tahunnya, laki-laki berumur 6-20 tahun cukup dengan 2 kapsul pertahun. Sedangkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui konsumsi 1 kapsul dalam satu tahun dan pada wanita usia 6-35 tahun minum 2 kapsul setiap tahunnya.

Konsumsi yodium yang berlebih bisa mengakibatkan hipertiroid yaitu kondisi suatu kelenjar tiroid yang terlalu aktif menghasilkan hormon-hormon tiroid yang beredar dalam darah dalam jumlah yang berlebihan. Didalam garam beryodium terdapat unsur natrium, maka konsumsi garam beryodium pun harus dibatasi. Kelebihan konsumsi natrium dapat memicu timbulnya mudah lelah, karena hormon tiroidnya berlebih, merupakan faktor resiko terjadinya stroke. Gejala lain yang kerap terjadi, keringat berlebihan, pergerakan usus besar meningkat, gemetaran, kehilangan berat badan serta aliran darah menstruasi tidak teratur.

Penggunaan garam beryodium yang dianjurkan yaitu tidak lebih dari 6 gram garam atau 2 ½ gram tiap 1.000 kilo kalori, atau satu sendok teh setiap hari. Tetapi dalam kondisi tertentu, misalnya keringat yang berlebihan maka dianjurkan mengkonsumsi garam sampai 10 gr atau 2 sdt per orang perhari, dianjurkan untuk tetap mengkonsumsi makanan laut yang kaya kandungan

Banyak cara untuik mengetahui ada tidaknya yodium pada garam dapur, yaitu dengan Test Kit Yodina yang banyak tersedia di Puskesmas dan Apotik. Cara untuk mengetes yaitu ambil Ambil garam, kemudian tetesi dengan cairan yodina. Warna yang timbul dibandingkan dengan petunjuk warna yang ada pada kit. Garam yang bermutu baik akan menunjukkan warna biru keunguan. Semakin berwarna tua, semakin baik mutu garam.

Selain menggunakan test kit yodina ada cara yang lebih simpel, gunakan tepung kanji yang dicampur dengan garam lalu teteskan dengan jeruk nipis, jika warnanya berubah menjadi keunguan, itu artinya mengandung yodium.

Ada juga dengan mengunakan singkong parut caranya sebagai berikut : singkong (ubi kayu) segar dikupas, diparut dan diperas tanpa diberi air. Tuang 1 sendok teh perasan singkong parut ke dalam gelas bersih. Tambahkan 4-6 sendok teh munjung garam yang akan diperiksa. Tambahkan 2 sendok teh cuka makan berkadar 25%. Aduk sampai rata, dan tunggu beberapa menit. Apabila timbul warna biru keunguan, berarti garam tersebut mengandung yodium. Semakin berwarna pekat, semakin baik mutu garam. Sebab, garam yang tak beryodium tidak akan mengalami perubahan warna setelah diperiksa dengan cairan yodina maupun cairan singkong parut.

Semakin tua warnanya semakin baik mutunya, tidak ada perlakuan khusus hanya saja Garam beryodium sebaiknya disimpan dalam wadah yang tertutup tidak tembus pandang. Tujuannya untuk melindungi zat yodium agar tidak terpapar dengan matahari. Kandungan yodiumnya bisa menguap jika terpapar dengan matahari. Juga perhatikan tempat garam sebaiknya tutup dengan rapat, jika membiarkan tutup terbuka, maka yodium bisa menguap.

Cara yang biasa dilakukan oleh para ibu ketika memasak makanan garam yang dibubuhkan kedalam makanan saat panas mendidih. Alasannya jika tidak begitu masakan kurang sedap. Namun cara yang sudah dilakukan oleh para ibu-ibu tersebut salah, karena zat yodium garam akan hilang ketika terkena panas mendidih tersebut.

“Sebaiknya masakan itu dibubuhi garam saat hangat-hangat kuku saja sehingga kandungan yodiumnya tetap utuh, kalau membubuhinya saat dingin, boleh saja, itu malah lebih baik tetapi kebanyakan masakan akan terasa kurang sedap selain itu dianjurkan utnuk menjadikan garam beryodium sebagai garam meja.

Hanya untuk informasi bahwa berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Puslitbang Gizi yaitu yodium masih terkandung di dalam makanan yang dibubuhi garam beryodium hanya saja sebagian besar yodium hilang pada proses pemasakan, terutama bila dimasak menggunakan cabe atau ditambahkan cuka.

Memang sulit merubah kebiasaan membubuhnkan garam pada saat memproses makanan. Namun untuk tetap mendapatkan asupan yodium yang cukup masih tetapbisa dilakukan dengan cara lain tanpa harus mengubah perilaku. Caranya yaitu dengan mengkonsumsi makanan laut seperti ikan, kerang, cumi dan rumput laut. Dan keuntungan mengkonsumsi garam beryodium melalui makanan laut adalah elemen yodium tersebut tidak hilang selama proses pemasakan. Selain itu jumlah yang dikonsumsi biasanya juga lebih tinggi sehingga asupan yodium yang didapat juga lebih banyak (bila kita mengkonsumsi 50 gr ikan laut berarti yodium yang masuk setara 100 mikrogram yodium)

Salah satu tahap awal adalah membeli merk tertentu dalam jumlah sedikit atau bungkus kecil saja dulu, untuk dilakukan uji kandungan yodium. Dan ada beberapa tips untuk memilih garam beryodium yaitu sebagai berikut :

  1. Pilihlah garam yang dikemas dan berlabel “Garam Beryodium”
  2. Isi/berat kemasan, kandungan yodium 30-80 ppm, nama produsen
  3. Pilihlah kemasan yang rapi dan tidak rusak
  4. Pilihlah garam yang putih dan kering, tidak lembab atau basah
  5. Hindari memilih garam bata/briket apalagi yang tidak dikemas, kecuali telah anda ujipada setiap bagian
  6. Apabila sudah dilakukan uji terhadap merk tertentu, pembelian selanjutnya tidak memerlukan lagi dilakukan pengujian
  7. Pilihlah kemasan kecil agar penyimpanan di rumah tidak terlalu lama, untuk menghindari proses pelembaban akibat terbukanya kemasan

Berdasarkan temuan yang terbaru yaitu GAKY seperti gondok dan kretin bisa timbul tidak hanya karena akibat kekurangan yodium tetapi banyak faktor seperti polusi udara dan air tanah juga menemukan bahwa gangguan akibat kekurangan yodium juga bisa dipicu oleh pemakaian alat kontrasepsi hormonal seperti implant, pil, dan suntik. Pemakaian alat-alat kontrasepsi semacam ini dapat menekan kadar hormon tiroksin dalam tubuh manusia. Dengan begitu, maka ibu yang menderita gondok diharapkan tidak memakai alat kontrasepsi jenis ini.

Selain polutan dan alat kontrasepsi, gangguan-gangguan akibat kekurangan yodium ini juga bisa terjadi kurang asupan yodium, terlalu banyak mengonsumsi sayuran yang mengandung zat goitrogenik seperti singkong, pete, dan jengkol, serta keberadaan blocking agent dalam tanah. Blocking agent adalah zat-zat tertentu seperti zat besi dan kalsium berlebihan, yang kemudian mengikat yodium dalam air tanah. Sehingga, pada air yang diminum, kadar yodiumnya sangat rendah.

Dahulu GAKY mayoritas diderita oleh masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dan sekarang kita yang berada di kota juga bisa terkena GAKY. Jadi untuk mengantisipasi timbulnya GAKY masyarakat diwajibkan untuk mengkonsumsi yodium dalam kehidupan sehari-hari

PUSTAKA

Instalasi Gizi, Materi Penyuluhan Gizi Pastoral Care, RSK Budi Rahayu, 2006

Berbagai sumber di internet

Hati-hati Gunakan Suplemen dan Multivitamin

Posted by Admin On October - 5 - 2010ADD COMMENTS
Sudah dibaca :1076

Hati-hati Gunakan Suplemen dan Multivitamin

Tubuh manusia membutuhkan zat gizi yang cukup untuk meningkatkan kualitas hidup. Tanpa asupan gizi yang cukup, seseorang akan mudah terkena penyakit. Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi.

Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Asupan gizi ini bisa didapat dari zat-zat makanan yang masuk ke dalam tubuh. Contohnya, karbohidrat, protein, lemak, sayuran berserat, dan susu. Read the rest of this entry »

Bahaya Jangka Panjang Obat Tidur

Posted by Admin On October - 5 - 2010ADD COMMENTS
Sudah dibaca :1417

Bahaya Jangka Panjang Obat Tidur

Ketika badan terasa capek, pasti kita berharap langsung tidur. Sayangnya, tak semua orang bisa langsung lelap semudah itu. Bagi mereka, obat tidur tampaknya sebanding dengan istirahat malam. Namun, waspadalah karena penelitian mengaitkan bahaya konsumsi obat tidur dalam jangka panjang. Read the rest of this entry »

MATERI TALKSHOW : MAKANAN TEPAT BAYI SEHAT

Posted by Admin On September - 9 - 2010ADD COMMENTS
Sudah dibaca :13827

TEMA       : MAKANAN TEPAT BAYI SEHAT

Penyiar :

Pagi ini kita akan membahas tentang Makanan Tepat Bayi Sehat…, betul ya Bu?

Ahli Gizi :

Benar.., Makanan tepat artinya gizi yang kita berikan tepat sehingga bayi kita akan sehat…

Penyiar :

Wah memang kita harus memperhatikan gizi anak sejak bayi ya Bu?

Ahli Gizi:

Benar Mbak… namun sebenarnya bukan hanya sejak bayi itu lahir, namun gizi ibu sebelum hamil dan selama hamilpun perlu diperhatikan. Bila calon ibu dan ibu hamil terpenuhi kebutuhan gizinya maka bayi yang dikandungnya akan lahir normal yang ditunjukkan dengan berat badan yang normal. Pada tahap pranatal (dalam rahim) atau pada masa kehamilan gizi sangat diperlukan untuk pertumbuhan organ-organ tubuh yang penting seperti retina, otak dan sebagainya yang akan ikut menentukan kualitas hidupnya kelak. Untuk sel-sel otak dibentuk sejak awal saat masa janin dalam kandungan dan puncaknya saat kehamilan 4-6 bulan, dimana jumlah sel otak yang terbentuk menentukan kualitas otak anak. Nanti lain waktu kita akan membahas lebih luas tentang gizi pada kehamilan ya…

Penyiar :

Iya Bu.., ini pasti akan ditunggu-tunggu oleh Sobat Harmoni semua.. Kembali ke tema kita hari ini yakni Gizi Tepat Bayi Sehat, saya ingin bertanya … mengapa sih kita harus memperhatikan gizi pada bayi atau anak ?

Ahli Gizi :

Begini Mbak, sebelumnya kita harus mengerti terlebih dahulu tentang tumbuh kembang anak, karena ini berhubungan dengan kebutuhan gizi anak. Proses tumbuh kembang anak ini ada dua tahap yakni tahap pranatal seperti yang saya sebutkan tadi, dan yang kedua adalah tahap post natal atau pasca lahir. Pada tahap pasca lahir/post natal, tumbuh kembang bayi hingga dewasa dipengaruhi oleh lingkungan hidup keluarganya dimana anak sangat tergantung pada keluarganya, sosial ekonomi dan faktor lingkungan lainnya. Pada tahap ini hingga usia tiga tahun pertama kehidupan, proses pembentukan sel-sel otak masih berlangsung oleh karena itu gizi yang tepat sangat perlu untuk pertumbuhan dan perkembangan normal pada anak.

Penyiar :

Wah.. sebagai orang tua harus benar-benar memperhatikan ya…, kalau anak kurang gizi susah juga ya Bu..

Ahli Gizi :

Ya Bu.., kadang-kadang orang beranggapan tidak apa-apa kalau anaknya kurus atau kurang gizi memang orang tuanya kurus…. makanya anaknya juga kurus.., nanti kalau udah besar kan gemuk sendiri. Padahal perlu diketahui bahwa pada masa tumbuh kembang, otak anak itu tidak tumbuh dan berkembang terus menerus, terdapat satu periode waktu yang dinamakan periode kritis.

Penyiar :

Periode Kritis itu apa Bu?

Ahli Gizi :

Periode kritis adalah sebuah kurun waktu dalam pertumbuhan otak anak, yang apabila didapatkan gangguan maka akan berakibat anak mengalami kelainan perkembangan yang permanen dan sulit disembuhkan. Pada tahun pertama 80% berat otak dewasa tercapai, dan hal ini adalah kesempatan sekali seumur hidup, oleh karena itu kita para orang tua harus sungguh-sungguh memperhatikan gizi pada anak-anak kita. Nah… bicara tentang pertumbuhan otak, otak janin ini mengalami periode pertumbuhan cepat atau brain growth spurt pertama kali pada saat kehamilan trimester ketiga, pada kehamilan trimester ketiga itu, sel neuron pada otak besar membelah dan membagi dengan cepat. Berbagai nutrisi berperan penting pada pembentukan dan perkembangan otak janin yang telah dimulai pada awal kehamilan. Sedangkan masa pertumbuhan emas otak tahapan kedua terjadi saat bayi baru lahir sampai usia 30 bulan (3 tahun).

Penyiar :

Kalau begitu kita memperhatikan gizi anak dengan tujuan untuk perkembangan otak anak ya Bu ?

Ahli Gizi :

Kita memperhatikan gizi bayi atau anak kita bukan saja untuk pertumbuhan dan perkembangan otak saja, namun juga untuk pemeliharaan dan atau pemulihan serta peningkatan kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikomotor serta untuk melakukan aktifitas fisik. Selain itu juga untuk memberikan pendidikan kepada anak tentang kebiasaan makan yang baik.

Penyiar :

Oh ternyata kebiasaan makan yang baik itu harus ditanamkan kepada anak sejak bayi ya Bu… Jadi bagaimana cara mengatur makanan pada bayi yang benar Bu supaya tidak terjadi kekurangan gizi ?

Ahli Gizi :

Pengaturan makan pada bayi ini berdasarkan tahap pertumbuhan dan perkembangan bayi, karena hal ini mempengaruhi sikap bayi terhadap makanan yang diberikan. Saya akan menjelaskan perkembangan bayi mulai dari baru lahir.

Pada bayi yang baru lahir hingga 3 bulan dilengkapi dengan :

  • Rooting Reflex (reflek menoleh)
  • Gaging Reflex (reflek membuka)
  • Sucking Reflex (reflek menghisap)
  • Suckling Reflex (reflek keluarnya ASI)
  • Lidah bayi relatif besar, hampir memenuhi seluruh rongga mulut
  • Rahang atas menonjol ke depan
  • Selaput lendir mulut pada ujung gusi

Hal ini menyebabkan mulut bayi tidak dapat menutup sempurna. Makanan yang paling sesuai adalah bentuk cair (ASI) dengan jalan menghisap. Kemudian pada usia 3-6 bulan :

  • Reflek rooting, sucking mulai berkurang
  • Selaput lendir mulut pada ujung gusi mulai hilang
  • Rahang atas dan bawah mulai seimbang
  • Lidah menjadi lebih kecil
  • Mulut bayi sudah bisa menutup rapat, kontrol kepala belum berkembang dengan baik

Badan Kesehatan Dunia yakni WHO menyarankan pemberian ASI atau Air Susu Ibu adalah sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan. Istilahnya ASI Eksklusif…

Penyiar :

Bu……mengapa harus usia 6 bulan? Jaman dulu kan bayi diberikan ASI saja hingga usia 3-4 bulan. Bahkan ada orang tua yang memberikan makanan padat seperti nasi dan pisang pada bayi yang baru berusia beberapa hari…., Apa tidak kelamaan Bu.., nanti bayinya kelaparan…kadang-kadang kan bayi kan menggerak-gerakkan mulutnya seperti ingin makan…

Ahli Gizi :

Ya…memang dalam keseharian kita sering menjumpai para orang tua yang memberikan makanan padat pada bayi sebelum usia 6 bulan.. Mungkin saja mulutnya terlihat masih bergerak-gerak (ngenyut-ngenyut) seperti mau minum. Ini karena bayi memang mempunyai refleks isap, tapi bukan refleks haus atau lapar.

Begini Mbak Yuan dan Sobat Harmoni yang terkasih.., ada beberapa alasan mengapa kita memberikan ASI saja pada bayi usia 0-6 bulan :

  1. Pada usia ini …reflek bayi seperti yang sudah saya jelaskan tadi berpengaruh pada kemampuan bayi untuk makan. Oleh karena itu, pada usia 0-6 bulan makanan cairlah yang sesuai yaitu ASI
  2. Pada usia 0-6 bulan, bayi belum mampu memproduksi enzim untuk mencerna makanan selain ASI, apabila pada periode ini bayi dipaksa untuk menerima makanan selain ASI, maka akan timbul gangguan kesehatan pada bayi seperti diare, alergi dan bahaya lain yang fatal
  3. pada usia 0-6 bulan, pemberian ASI saja atau ASI eksklusif kepada bayi sudah mencukupi kebutuhan bayi untuk tumbuh kembang yang sehat. (hal ini sudah diteliti)

Tanda bahwa ASI Eksklusif memenuhi kebutuhan bayi adalah bayi tidak rewel (kecuali sedang sakit), dan tumbuh sesuai grafik pada Kartu Menuju Sehat. Oleh karena itu bagi para orang tua harus rutin memantau pertumbuhan dan perkembangan putra-putrinya dengan pergi ke posyandu, KIA atau tempat pelayanan kesehatan yang lainnya..

Penyiar :

Wah ternyata begitu ya Bu, ASI Ekslusif atau ASI saja diberikan pada usia 0-6 bulan…tapi ngomong-ngomong..apa sih sebenarnya kelebihan ASI ?

Ahli Gizi :

Kalau membicarakan tentang kelebihan ASI ini banyak… ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Tak ada satupun makanan lain yang dapat menggantikan ASI karena ASI memiliki kelebihan 3 aspek yaitu : Aspek gizi, Aspek kekebalan dan Aspek kejiwaan berupa jalinan kasih sayang yang penting untuk perkembangan mental dan kecerdasan anak. Keunggulan ASI yaitu :

  1. Dari Aspek Gizi yaitu zat gizi yang terkandung didalamnya komplit atau lengkap, yakni mengandung semua zat gizi dalam susunan dan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi selama 6 bulan pertama. ASI pertama yakni pada hari pertama hingga hari keempat yang berwarna kekuningan dan kental yang biasanya kita sebut dengan collustrum ini berfungsi untuk membersihkan usus bayi, lalu juga mengandung protein, mineral dan antibodi. ASI memberikan seluruh kebutuhan nutrisi dan energi selama 1 bulan pertama, separuh atau lebih nutrisi selama 6 bulan kedua dalam tahun pertama, dan 1/3 nutrisi atau lebih selama tahun kedua. ASI juga tidak memberatkan fungsi saluran pencernaan dan ginjal
  2. Dari Aspek Kekebalan yaitu ASI mengandung zat protektif atau kekebalansehingga mencegah terjadinya infeksi. Zat protektif ini berupa laktobasilus bifidus, laktoferin (untuk mengikat zat besi), lisozim, faktor antistreprokokus, antibodi, immunitas selluler dan tidak menimbulkan alergi karena tidak mengandung Beta Laktoglobulin.
  3. Dari Aspek Kejiwaan yaitu saat menyusui, kulit bayi akan menempel pada kulit ibu, sehingga akan memberikan manfaat untuk tumbuh kembang bayi kelak, interaksi tersebut akan menimbulkan rasa aman dan kasih sayang

Selain itu ASI bersifat ekonomis dan praktis, tersedia setiap waktu pada suhu yang ideal dan dalam keadaan segar dan bebas dari kuman. Dengan memberikan ASI juga akan menguatkan rahang bayi yakni saat bayi menghisap ASI.

Penyiar :

Komposisi ASI apakah tetap sama dari waktu ke waktu ya Bu?

Ahli Gizi :

Oh tidak, Komposisi ASI tidak sama dari waktu ke waktu, hal ini berdasarkan pada stadium laktasi. Komposisi ASI dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

1) Kolustrum : ASI yang dihasilkan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah bayi lahir.

2) ASI transisi : ASI yang dihasilkan mulai hari keempat sampai hari ke sepuluh.

3) ASI mature : ASI yang dihasilkan mulai hari kesepuluh sampai dengan seterusnya.

Tabel 1. Komposisi Kandungan ASI

Kandungan Kolustrum Transisi ASI mature
Energi (kg kla) 57,0 63,0 65,0
Laktosa (gr/ 100 ml) 6,5 6,7 7,0
Lemak (gr/ 100 ml) 2,9 3,6 3,8
Protein (gr/ 100 ml) 1,195 0,965 1,324
Mineral (gr/ 100 ml) 0,3 0,3 0,2
Immunoglubin :

Ig A (mg/ 100ml)

Ig G (mg / 100 ml)

Ig M (mg/ 100 ml)

335,9

5,9

17,1

-

-

119,6

2,9

2,9

Lisosin (mg/ 100 ml) 14,2-16,4 - 24,3-27,5
Laktoferin 420-520 - 250-270

Sumber : Pelatihan Manajemen Laktasi, RSCM, 1989.

Penyiar :

Oh begitu…kalau lihat dari uraian Ibu tadi ternyata banyak sekali keunggulan ASI.., tapi kalau ibu bekerja bagaimana cara memberikan ASInya?

Ahli Gizi :

Kalau ibu bekerja maka tetap menyusui yakni sebelum dan sesudah bekerja. Ditempat kerja, ibu dapat mengeluarkan ASInya dengan tangan dan disimpan dalam wadah bersih, bertutup dan selanjutknya diberikan kepada bayinya saat ibu pulang ke rumah. ASI yang dikeluarkan dapat disimpan dan tidak rusak selama 6 jam pada suhu kamar atau selama 24 jam dalam lemari es.

Penyiar :

Oh..dengan begitu ibu tetap dapat memberikan ASI kepada bayinya ya.., nah kalau usia bayi sudah 6 bulan makanannya apa Bu ?

Ahli Gizi :

Untuk bayi usia 6 -7 bulan perkembangannya adalah

  • Kontrol kepala mulai membaik
  • Timbul reflek mengunyah (chewing reflek)
  • Mulai belajar duduk dan memegang
  • Hal ini memungkinkan bayi menerima makanan yang lebih kasar dan yang dapat dipegang

Oleh karena itu pada usia 6 bulan, kita mulai perkenalkan makanan yang padat atau istilahkan MPASI atau makanan pendamping ASI. MP-ASI ini berbentuk setengah cair atau lembik sesuai dengan kondisi bayi atau anak.

Penyiar :

Contoh makanan bayi usia 6 bulan ini apa Bu?

Ahli Gizi :

Mula-mula kita dapat perkenalkan bubur susu kepada bayi, nasi tim saring dan juga buah misalnya buah pisang yang sudah dihaluskan, air tomat dan sebagainya.. Bubur susu atau tim saring bisa buat sendiri dan juga bisa beli bubur susu komersial yang banyak tersedia di pasar. Namun jangan lupa tetap berikan ASI pada bayi..

Penyiar :

Oh gitu ya Bu.., lalu kalau usianya sudah lebih dari 6 bulan makanan apa yang dapat diberikan kepada si kecil?

Ahli gizi :

Begini mbak Yuan pada usia 8 bulan bayi  mampu :

  • Mengangkat kepala dengan baik
  • Pergerakan lidah mulai bebas
  • Gerakan mengunyah lebih baik

Pada tahap ini bayi diberikan makanan yang lebih kasar lagi seperti nasi tim yang dihaluskan dan saat usia 10 bulan dapat kita berikan nasi tim.

Jadi kalau kita dapat simpulkan jadwal pemberian makan bagi bayi adalah :,

  • Usia 0 – 6 bulan          : ASI saja
  • Usia 6 – 8 bulan          : ASI, Buah, Bubur Susu   dan Tim Saring
  • Usia 8 – 10 bulan        : ASI, Buah, Bubur Susu dan  Nasi Tim yang dihaluskan
  • Usia 10 -12 bulan        : ASI, Buah, Nasi Tim
  • Usia 12 – keatas          :
  1. ASI (hingga 2 tahun),
  2. Buah
  3. Nasi Tim /Makanan keluarga,
  4. Makanan Kecil

Penyiar :

Oh begitu ya.., nah kalau Ibu tadi mengatakan bahwa makanan bayi dapat kita buat sendiri kira-kira apa saja dan kalau bisa diberikan resepnya Bu? Kalau bisa ..bagi Sobat Harmoni silakan siapkan alat tulis anda..dan resep-resepnya dapat dicatat…

Ahli Gizi :

Oh tentu saja …Ini saya berikan contoh menu :

AIR TOMAT

  • Tomat (60 g), dicuci bersih, masukkan ke dalam panci yang berisi air panas lalu panci ditutup, biarkan 3 -5 menit, angkat tomat dari air panas, kupas kulit arinya lalu disaring. Air tomat yang didapat 6 sdm.

Cara pemberian :

  • Untuk pertama kali air tomat diencerkan dengan air putih masak dengan perbandingan 1:1 dan diberikan sebanyak 1 sdt. Pemberian ini dari hari kehari ditambah sampai dapat menghabiskan 1 buah tomat, maka selanjutnya tidak usah diencerkan lagi. Bila rasanya asam tambahkan gula dalam bentuk sirup secukupnya

PEPAYA SARING

  • 100g pepaya dicuci bersih dan dikupas. Buang biji dan bagian yang keras. Potong-potong atau dihaluskan lalu disaring. Untuk pertama kali pemberian berikan 1 sdt, selanjutnya dapat ditambah hingga menghabiskan 1 potong pepaya

BUBUR SUSU

Bahan :

  • 150 cc susu (3/4 gelas)
  • 50 cc air putih (1/4 gelas)
  • 10 gr gula putih ( 1sdm)
  • 20 g tepung beras (2 sdm)
  • Garam sedikit

Cara :

  • Didihkan susu. Tepung beras diencerkan dengan air 50 cc dan dimasukkan ke dalam susu yang telah mendidih sampai masak, masukkan gula pasir ke dalam bubur tersebut dan tambahkan garam. Lalu angkat

NASI TIM SARING

Bahan :

  • 20 g beras (2 sdm)
  • 10 g kacang hijau (1sdm)
  • 25 g hati ayam/sapi/ikan/telur (1 ptg)
  • 10 gr daun bayam ( 1 genggam)
  • 20 g tomat ( 1 ptg sdg)
  • 20 g wortel (1 ptg sdg)

Cara :

  • Beras dan kacang hijau yang telah direndam semalam dicuci lalu ditim dengan 150 cc (3/4 gls air)
  • Bila sudah setengah masak masukkan hati dan wortel ke dalamnya, biarkan sebentar sampai hati atau penggantinya agak lunak.
  • Kemudian masukkan bayam, tomat, dan garam. Tunggu sampai masak, angkat lalu saring dengan saringan

Penyiar :

Wah ..terimakasih banyak Bu..saya yakin ini akan bermanfaat bagi Sobat Harmoni terutama para ibu ….

Ahli Gizi:

Ya mbak Yuan.., dan ada beberapa pesan saya untuk seluruh Sobat Harmoni dalam memberikan makanan pada bayi:

  • Berikan ASI saja hingga bayi berusia 6 bulan
  • Makanan hendaknya  kecukupan energi dan semua zat gizi sesuai dengan umur
  • Susunan hidangan disesuaikan dengan pola menu seimbang, bahan makanan yang tersedia setempat, kebiasaan makan dan selera terhadap makanan
  • Pemberian telur hendaknya secara bertahap, mula-mula bagian kuningnya lalu putihnya. Bila tidak ada tanda-tanda alergi dapat diberikan seluruh bagian telur. Bila alergi, tangguhkan pemberian hingga usia 1 tahun
  • Bentuk dan porsi makanan disesuaikan dengan daya terima, toleransi dan keadaan faali bayi/anak
  • Memperhatikan kebersihan perorangan dan lingkungan

Penyiar :

Terimakasih Bu atas pembahasan hari ini tentang Makanan Tepat Bayi Sehat. Saya yakin akan bermanfaat bagi semua. Nah kalau mungkin ada Sobat Harmoni yang belum jelas tentang tema hari ini atau mau konsultasi gizi langsung harus kemana Bu ?

Ahli Gizi :

Yah..bagi pendengar yang masih memerlukan informasi lebih lanjut, silakan datang ke Poli Gizi Rumah Sakit Katolik Budi Rahayu Blitar jl. Ahmad Yani no 18 Blitar untuk berkonsultasi pada jam dinas yakni  08.00 – 16.00 WIB. Ahli gizi siap membantu anda..

PUSTAKA

Bagian Gizi Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Penuntun Diit Anak, Jakarta, PT Gramedia, 1997

Departemen Kesehatan RI, Pedoman Umum Gizi Seimbang, 2003

Materi Seminar Sehari Aspek Gizi pada Kehamilan dan Tumbuh Kembang Anak, 2003

Materi Penyuluhan Gizi untuk Tumbuh Kembang Anak RSK Budi Rahayu, 2008

Berbagai sumber di Internet

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Matius 5:16 Setiap pelita yang kita nyalakan, betapapun kecilnya, pasti telah mengusir kegelapan . (H.K)